Rabu, 29 Mei 2013

PUISI UNTUK SEORANG GURU

Kenangan Guruku
Candamu membawa tawa
Senyummu mententramkan jiwa
Sesal dan senang seperti marah dan canda
Jerih payahmu
Nasehatmu
Wujud semangatku
Pengalamanmu untuk mengajari
Arti hidup yang berarti
Semuannya, untuk kami
Waktu singkat tak terduga
Waktu indah tinggal kenangan
Diperpisahan tak terucapkan
Hanya…..
Air mata membasahi
Air mata yang tak bisa dimengerti
Mungkin……
Itu sebuh bukti
Tiap saat dan waktu
Kami akan selalu mengingatmu
Kami tak akan  pernah melupakanmu
TO : Pak Jerry (Karya : VII.D - Modifikasi)

Minggu, 26 Mei 2013

PUISI 7B, 7C dan 7D



Sekolahku
Di antara gedung-gedung tinggi
Sekolahku yang kusayangi

Di pagi yang cerah
Dipenuhi keceriaan
Penuh Kebahagiaan
Penuh Kesenangan

Kubawa semangat belajarku di sekolah
Aku belajar dengan penuh semangat

Belajar bersama
Bermain bersama
Kebaktian bersama
Sedih senang kita lalui bersama
              
Belajar demi  masa depan
Demi mencapai cita-cita

(Karya : VII.B)

 
Jejak-jejak 7C



Jejak langkah di perpustakaan kota

Udara menyengat

Namun…..

Kami tentram

Kami terpesona

Luas, besar
Kami damai di sana
                                             Buku ….
                                             Menghiasi dunia ilmu
                                               
                                                      Indahnya sebuah kenangan
                                                      Indahnya sebuah kebersamaan
                                            
                                             Berfoto, tertwa, tersenyum…….
                                             Semua menjadi kenangan…….
                                             Jejak langkah kami
                                             Kian menghiasi
                                             Di hati kami
                                            
 
 (Karya : VII.C - Modifikasi)


Kenangan Guruku

Candamu membawa tawa
Senyummu mententramkan jiwa
Sesal dan senang seperti marah dan canda

Jerih payahmu
Nasehatmu
Wujud semangatku

Pengalamanmu untuk mengajari
Arti hidup yang berarti
Semuannya, untuk kami

Waktu singkat tak terduga
Waktu indah tinggal kenangan
Diperpisahan tak terucapkan
Hanya…..
Air mata membasahi
Air mata yang tak bisa dimengerti
Mungkin……
Itu sebuh bukti

Tiap saat dan waktu
Kami akan selalu mengingatmu
Kami tak akan  pernah melupakanmu


(Karya : VII.D - Modifikasi)



Kamis, 07 Februari 2013

Sastra



Tak Seindah Kata dan Rasa

Kata itu indah,
Rangkaian itu indah
Namun hampa
Blia tanpa rasa
        Malam itu gelap
        Malam itu kelam
        Namun indah bila ada rembulan
        Indah bila bintang pun bernyanyi
Rasa itu belenggu
Kata itu sendu
Seakan sekian kali terlupakan
Lalai dan alpa
Bahwa
        Pelangi  itu ada
Dan  bias cahaya begitu nyata
Bahkan semua bagai tanpa arti
Tercipta  satu kata  ingkar
Siapa pelangi  dan  siapa  cahaya

Selasa, 08 Januari 2013

PKL DI SMAN 2, DITAKUTI



PKL DI SMA NEGERI 2, DITAKUTI


  •  Kesempatan PKL dimanfaatkan untuk menambah ilmu kependidikan bagi mahasiswa yang praktik di SMA Negeri 2 Tanjungpinang.


Tanjungpinang, HF 10/12 peserta PKL (Praktik Kerja Lapangan) langsung diterjunkan ke lapangan untuk mengajar peserta didik sejak 5/11. Begitu sulit kendala-kendala yang akan muncul dikalangan mahasiswa praktikan,  khususnya yang diterjunkan dari  UMRAH fakultas pendidikan (FKIP) jurusan bahasa Indonesia. Di SMA Negeri 2 Tanjungpinang diterjunkan 4 personil untuk melatih diri dan melakukan  praktek. Diakui oleh salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya belum lama ini di SMA Negeri 2 yang beralamat di jalan Basuki Rahmat No.4, bahwa praktik yang di tempatkan di sekolah favorit seperti SMA Negeri 2 Tanjungpinang menjadi hal yang sangat menakutkan, meski ilmu teori sudah diperoleh dari fakultas sebelumnya, tapi untuk langsung terjun mendidik dan membimbing anak didik baru saja  dialami sekarang, ditambah lagi harus berhadapan dengan anak didik yang terseleksi di sini imbuhnya.
Peserta PKL yang praktik di SMA Negeri 2 ini yang berjumlah 4 orang  disambut dengan baik oleh kepala sekolah Bapak Imam Safii dan Bu Else selaku guru pamong/guru pembimbing PKL di sekolah ini. Menurut Bapak Imam demikan nama keseharian kepala sekolah bahwa seorang guru harus memiliki modal utama ketika menghadapi anak didik. Modal utama ketika berada di depan murid,  guru haruslah menguasai materi dan memiliki suara yang nyaring, sehingga tujuan pembelajaran akan tersampaikan. Sedangkan modal yang lainnya tinggal kita yang mengaturnya lagi, yang terpenting modal awal harus sudah ada pada diri kita, demikan kata Kepala Sekolah SMA Negeri 2 ini memberikan masukan positif bagi peserta praktikan. Kesempatan PKL ini juga harus dimanfaatkan untuk menambah wawasan kependidikan bagi calon guru agar  bisa terjun dan diterapkan dikemudian hari, begitulah Bapak Kepala Sekolah menambahkan argumennya.
Di SMA Negeri 2 Tanjungpinang ini merupakan sekolah panutan, dan menjadi sekolah binaan di bawah pengawasan ketat dari Dinas Pendidikan, hal ini tercermin dari lingkungan sekolah yang bersih dan kundusif sehingga kenyamanan proses belajar dan mengajar dapat berlangsung dengan baik tanpa kendala apapun. Selain itu sekolah ini merupakan sekolah favorit bagi peserta didik di kota Tanjungpinang. Hal ini membuat sekolah ini harus dapat menjadi contoh dan teladan bagi sekolah lainnya. Guru yang ada di lingkungan SMA Negeri 2 sebanyak 60 orang, guru sebanyak itu juga belum bisa dikatakan cukup, karena jumlah siswa dan siswi cukup banyak. Peserta didik juga harus banyak mendapatkan perhatian dari bapak dan ibu guru sepenuhnya.
Kegiatan PKL dilaksanakan oleh mahasiswa berlangsung dengan baik, menerut kepala sekolah, mahasiswa diharapkan dapat mengikuti jadwal pembelajaran serta peraturan sekolah,  diantaranya melakukan  upacara kenaikan bendera setiap hari Senin, senam pagi Setiap Sabtu, kegiatan kerohanian setiap hari Jumat termasuk acara memperingati “Hari Guru” yang dilaksanakan belum lama ini. Di samping kegiatan-kegitan rutin yang ada di sekolah, tak kalah jauh pentingnya adalah bagaimana peserta PKL dapat bergaul terhadap guru-guru maupun anak didik. Keseharian mahasiswa praktikan yang berpraktek di lingkungan SMA Negeri 2 ini diharapkan dapat mengembangakan pengetahuannya dan menjalankan ilmu teori yang telah diperoleh serta disejalankan dengan praktik langsung di lapangan, dengan demikian maka mahasiswa akan belajar dari kegiatannya sehari-hari terutama proses mengajar di dalam kelas. Hal yang sangat sulit adalah bagaimana mengelola kelas,  demikan diakui oleh salahsatu mahasiswa praktikan,  karena anak didik yang diajarkan  berbeda karekternya dan tingkah lakunya. Dalam hal ini calon guru harus benar-benar mengatahui kondisi kelas sehingga memungkinkan proses belajar-mengajar dapat terlakasanakan sesuai rencana. Karena itu kesempatan PKL adalah mumen yang sangat penting untuk pembelajaran langsung yang didapat oleh mahasiswa calon guru. HF-12