Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Agustus 2015

Indonesia Kebangganku

INDONESIA KEBANGGAANKU



      Seiring perjalanan waktu dari kisaran senja berwarna jingga tua di sepanjang cakrawala di sudut laut biru, membiru  membentang bagai hamparan  permaidani, sangat indah. Tahukah Anda itu di mana? Itulah Indonesiaku.  Indonesia yang kini sudah tidak lagi menjadi daerah jajahan  seperti waktu itu, penuh merah dan marah, kala itu darah-darah mengalir tanpa dosa, karena saat itu Indonesia dijajah.  Saat ini, waktu pun telah mampu  berkata dengan penuh bangga dengan seruan kebebasan “Indonesia telah merdeka”.
       Bangsa Indonesia telah mengenyam selama 68 tahun bebas merdeka. Bebas berpendapat, bebas berkarya, bebas berpolitik, bahkan bebas berkampanye, itulah Indonesia. Bangga? Kata bangga akan selalu menghiasi negeri tercinta ini. Indonesia merupakan negara yang memiliki variasi yang berbeda seperti keragaman  daerah, budaya, bahasa, adat-istiadat, pakaian, rumah, dan masih banyak lagi keragaman yang dimiliki Indonesia. Namun,semua itu tidak mengubah rasa persatuan dari bangsa ini, seperti semboyan yang dibunyikan di kaki burung Garuda yang menjadi lambang negara ini “BhinnekaTunggal Ika”. Kata Bhinneka merupakan gabungan dua kata bhinna dan ika diartikan berbeda-beda tetapi tetap satu dan kata tunggal ika diartikan bahwa diantara pusparagam bangsa Indonesia adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Itulah Indonesia yang kaya raya, bahkan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia merupakan suatu bukti bahwa Indonesia patut dibanggakan. Indonesia mampu menggemleng dirinya sendiri, bahkan Indonesia mampu berdiri dan menyamai dirinya dengan negara-negara lainnya.
       Sejak dulu  Indonesia telah menjadi pusat perhatian bagi negara lain. Indonesia menjadi pusat perdagangan manca negara. Indonesia mampu menyatukan diri dengan negara lainnya. Tak heran bahasa kesatuan “bahasa Indonesia” menjadi bahasa persatuan untuk negeri ini. Bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Melayu dan diperkaya dari bahasa negara lain  digunakan sebagai bahasa penghubung (lingua franca). Bahasa Indonesia dijadikan sebagai bahasa perdagangan yang fungsinya sebagai alat komunikasi antara bangsa . Inilah bukti karisma bangsa Indonesia yang tidak kalah hebat dengan negara manapun juga. Bahasa serta letak geografis yang dimiliki Indonesia membawa nama harum bangsa Indonesia, selain itu keanekaragaman adat-istiadat  di Indonesia telah menjadi sorotan bagi bangsa lain, banyak bukti peninggalan sejarah kerajaan-kerajaan yang ditemukan di Indonesia, menjadikan Indonesia selalu dapat dibanggakan. Kebanggan memiliki bangsa ini sudah tentu tidak akan diragukan, dan rakyat Indonesia sudah pasti bangga dengan negara ini.
      Walaupun Indonesia masih belum mampu memaksimalkan keadaan ekonomi bagi masyarakat pada umumnya. Kendati demikian, Indonesia adalah tanah kelahiran bagi masyarakat Indonesia. Indonesia tetap menjadi bumi dipijak langit dijunjung, dengan harapan semua masyarakat dapat menjadikan negara ini sebagai negara yang harus dilindungi dan dicintai serta dipertahankan kesatuannya. Harapan ke depannya agar Indonesia mampu menjalin kerja sama  dengan negara lain untuk lebih baik lagi. Sehingga Indoneisa dapat menjadi sorotan sebagai daerah yang dibutuhkan di muka bumi ini. Indonesia yang kaya dengan kekayaan alam ini,agar dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia secara menyeluruh sehingga rakyat Indonesia sejahtera.  Dengan kata lain, Indonesia sejahtera karena kekayaannya dan sejahtera rakyat karena hasilnya. Oleh sebabitu, berbanggalah kita sebagai bangsa Indonesia untuk saat ini dan masa yangakan datang. Semoga negara ini mampu mensejahterakan bangsa dan masyarakatnya pada masa yang akan datang.

Jumat, 21 September 2012

artikel



* *
* HARAPAN *
* *


Setiap orang  tentu saja memiliki sejuta harapan, sulit untuk mendapatkan sejuta harapan…, manusia selalu menghendaki yang terbaik tapi Tuhan juga yang menentukan. Sebenarnya tidak sulit mendapatkan harapan, dan tidak sulit untuk menerima sejuta kegagalan.. Namun, tak jarang manusia  tidak pernah mensyukuri nikmat yang selalu Tuhan berikan, walau sedikit namun itu adalah berkah. Ada yang merasa berlebih padahal ia bagiannya dari  orang yang  kurang, ada yang merasa kurang tapi pada kenyataannya ia adalah orang yang berlebih, lalu  dapatkah kita membedakan kita terletak pada sikon dan kondisi yang bagaimana? Hidup itu memang perlu harapan, wajar…… dan memang harus punya harapan, manusia taka punya harapan? “Ya….., mati ajalah”, harapan itu diibaratkan “semangat”, misalnya semangat untuk terus berkarya , semangat untuk hidup sehat, bahkan semangat ingin memiliki mobil mewah hahaha…,lalu dari harapan yang ada muncullah rasa semangat yang tinggi mengupayakan dan terus berusaha untuk menggapai titik harapan itu sampai pada cahaya yang gemerlap bak lampu kristal yang menerangi sekitarnya dengan indahnya.
Untuk menggapai harapan hanya dengan satu langkah saja, yaitu terus berupaya menghampiri dan mendekati harapan itu dengan pasti tanpa ragu, dan teruslah menuju harapan itu, jangan sekali-kali goyah atau mundur walau selangkah pun, karena begitu kita mundur  berarti kita gagal, dan jangan pula lupa dengan adanya sejuta harapan tersebut  hendaknya disertai dengan doa dan ibadah “selalu ingat semua Tuhan yang empunya kuasa”, ingatlah satu hal boleh punya harapan tapi bukan impian, karena impian akan memiliki makna yang sama halnya dengan bermimpi, yang artinya semua orang punya mimpi yang indah, namun mimpi hanyalah mimpi, mimpi hanya bayangan semu yang tak mungkin ujud tanpa adanya harapan dan berharap mimpi itu akan nyata, jadi harapan adalah keberhasilan dari apa yang ada dalam diri kita yang hanya tertunda dan perlu waktu untuk menggapai dan mewujudkan harapan itu di tengah-tengah kehidupan kita.
By : FH-Hindun-12, 9-22

Jumat, 02 Maret 2012

Budaya Pergaulan Bebas, Bebas dan Sah Saja



Oleh : Hindun


            Pergaulan bebas di kalangan anak muda bagai menjamur, kebebasan pergaulan bagi kaum remaja dianggap budaya biasa dan syah saja, padahal budaya pergaulan bebas benar-benar salah dipandang segi agama.
            Banyaknya ragam suku disetiap daerah mempengaruhi budaya kaum remaja, sayang orang tua pada zaman ini tak lagi peduli akan pergaulan anak-anaknya, perkembangan teknolgi yang merajalela dianggap zaman sudah maju. Hal inilah yang membuat semua orang terpancing pada kehendak zaman.
            Zaman tak lagi mendukung mana yang baik dan mana yang burruk, remaja kita sudah tercemar akan penyakit dan budaya bebas, sehingga mereka semaunya saja melakukan apa saja yang dianggap gaul dan berkembang, sehingga banyak yang terjerumus pada situasi yang mennggiurkan kemewahan hidup, remaja mengaggap halal semua hal yang buruk.  Demi kepentingan zamjan yang sudah berkembang, harga diri dijual dengan memperoleh uang saku  sekedar untuk menamba pulsa handphone yang sudah minim, ditamba lagi yang kerjaan anak remaja sekarang  menghabiskan waktu berharganya di warnet untuk online pada orang yang tidak dikenal, sehingga banyak kejadian perkenalan di situs internet banyaknya terjadi penculikan pada kalangan remaja.
            Apabila keadaan yang haram menjadi halal?  Bagaimana masa depan anak-anak kita pada masa yang akan datang, dengan pergaulan bebas remaja kita bisa saja putus sekolah,  lalu siapa yang akan menjadi pejabat-pejabat penting di negara kita lagi. Disinilah, peran agama, adat-istiadat, peran orang tua dan lingkungan khususnya masrakat luas memberikan pandangan pada generasi kita. Peran pemerintah agar menghimabu memberikan penyuluhan pada remaja-remaja disetiap sekolah maupun diluar sekolah.